Kamis, 02 Juni 2011

Anak Tikus Batalkan Penerbangan

AFP Ilustrasi Tikus

SYDNEY, KOMPAS.com — Qantas terpaksa membatalkan penerbangan salah satu pesawatnya gara-gara lima ekor anak tikus ditemukan di dalam kabin di Bandara Sydney, Australia, Sky News melaporkan, Rabu (1/6/2011).
Awak kabin menemukan lima ekor anak tikus di kotak peralatan medis sekitar 15 menit sebelum para penumpang dijadwalkan naik. Qantas pun terpaksa mengalihkan para calon penumpang ke pesawat lain.
Awak kabin menemukan lima ekor anak tikus di kotak peralatan medis sekitar 15 menit sebelum para penumpang dijadwalkan naik. Qantas pun terpaksa mengalihkan para calon penumpang ke pesawat lain.
Selain membinasakan tikus-tikus itu, para petugas juga menggeledah seluruh bagian pesawat karena dikhawatirkan masih ada tikus lain bersembunyi di dalam kabin. Sementara itu, tim mesin tidak menemukan kerusakan apa pun yang kemungkinan disebabkan tikus.
Pihak Qantas mengaku tidak mengetahui bagaimana tikus-tikus itu bisa mendekam di pesawat yang siap bertolak ke Brisbane itu. "Kami belum mengetahui bagaimana tikus-tikus itu bisa naik pesawat, tetapi ini memang kejadian langka," jelas juru bicara maskapai itu.
Meskipun bukan peristiwa biasa, kejadian ini bukan yang pertama. April lalu, tim pengawas kesehatan menemukan "banyak sekali" kotoran tikus di dekat tempat penyimpanan makanan dan minuman di sebuah pesawat milik Delta Airlines.
Sebelumnya, pada Februari 2010, ratusan penumpang pesawat terpaksa turun dari pesawat Air Canada yang akan terbang dari Ottawa, Kanada, ke London, Inggris, setelah seekor tikus besar ditemukan di kabin.
Bukan tikus saja yang pernah menduduki pesawat, Maret lalu segerombolan kecoa ditemukan di bangku kelas satu pesawat milik American Airlines.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar